Ada 10 Perusahaan yang Diduga Pembakar Lahan dan Hutan di Riau

Riaudata.com,PEKANBARU – Kabut asap yang melanda Propinsi Riau belakangan ini di akibatkan kebakaran hutan dan lahan,kebakaran hutan  ini ada yang di sengaja untuk membuka lahan dan itu di lakukan oleh beberapa perusahaan yang ada di Riau.

Sedikitnya 10 perusahaan yang diduga melakukan pembakaran lahan dan hutan disegel oleh pihak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI.

Hal ini diberberkan Direktur Jenderal (Dirjen) Hukum KLHK Rasio Ridho Sani kepada wartawan, di Gedung Pauh Janggi, Komplek Gubernuran, Sabtu (14/9/2019).

Adapun Perusahaan atau Korporasi sebagai pembakar lahan dan sudah di segel oleh kementerian KLHK adalah, PT. RSS, PT. SBP, PT. SR, PT. THIP, PT. TKWL, PT. RAP, PT. SRL, PT. GSM, PT. AP, PT. TI. Kami tidak sebutkan namanya langsung karena belum inkrach,” kata Ridho,terkait masalah 10 perusahaan ini KLHK telah meminta penyidik agar mendalami secepat mungkin agar segera ditetapkan tersangkanya.

“Proses yang kami lakukan saat ini penegakan hukum pidana (penyegelan) namun kami akan liat kembali apabila ada indikasi pidananya. Seperti yang sebelumnya ada dua PT di Riau sudah inkrach, PT NSP (Nasional Sagu Prima, dan PT JJP (Jatim Jaya Perkasa) kami sedang menunggu proses eksekusinya untuk kasus Karhutla,” ungkap Ridho.

Sementara itu, Kepala Seksi Badan Penegakkan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BPPLHK) Wilayah Sumatera, Eduward Hutapea, menyebutkan 10 perusahaan yang disegel itu beberapa diantaranya berada di Riau.

“Ada perusahaan yang berada di Kabupaten Pelalawan, Siak, Indragiri Hulu dan Kabupaten Inderagiri Hilir. Dan kemungkinan akan terus bertambah,” ungkap Eduward.(rd1)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan