Hasrizal : Ada Main Mata Antara Dewan Pengupah Dan Pihak Perusahaan Dalam Menentukan UMK Kota Dumai.

Riaudata.com,DUMAI – Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBI) Kamiparho akan melaporkan mantan Pj Sekdako Dumai, Hamdan Kamal atas dugaan pelanggaran regulasi peraturan pemerintah nomor 78 tentang buruh.

Selain Hamdan Kamal selaku dewan pengupah Kota Dumai, KSBI juga akan melaporkan Ketua Aspindo, Ruslan dan seluruh dewan pengupah Kota Dumai karena dinilai sudah bermain mata saat melakukan penetapan upah buruh di Kota Dumai tahun 2020 mendatang.

Serikat buruh menuding dewan pengupah Kota Dumai dan Aspindo sudah beberapa kali melakukan pertemuan dengan pihak perusahaan guna menyepakati upah buruh untuk tahun 2020 mendatang.

Hal itu disampaikan berulang kali Ketua KSBI Kamiparho, Hasrizal dalam orasi aksi damai di Mapolres Dumai dan kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Senin (18/11). Ia menuding ada main mata antara dewan pengupah dan pihak perusahaan dalam menentukan UMK Kota Dumai.

“Dewan pengupah sudah melanggar regulasi peraturan pemerintah pusat tentang buruh yang mengatur UMK secara nasional untuk tahun 2020 dengan kenaikan 8,51 persen. Sementara dewan pengupah Kota Dumai menetapkan kenaikan upah UMK Dumai sebesar 5,4 persen dari tahun 2019 ini,” ujar Hasrizal.

Ia menuntut dewan pengupah membatalkan ketetapan mereka dan mengikuti regulasi yang dikeluarkan pemerintah pusat dengan kenaikan upah sebesar 8,1 persen.

“Ketetapan UMK Kota Dumai saat ini ilegal dan diluar regulasi namun kesepakatan mereka saja setelah pertemuan dibeberapa kota seperti Tanjung Pinang, Batam beberapa kota lainnya dan terakhir finishing pembahasan penetapan UMK Dumai dilaksanakan di hotel Furaya Pekanbaru,” urai ujar ketua DPC PAN Kota Dumai itu.

Ia menyebutkan, bahwa dirinya bersama ratusan buruh secara terbuka sudah melaporkan ke pihak kepolisian dan Disnakertrans tentang adanya indikasi main mata antara perusahaan dan pihak dewan pengupah dalam menentukan upah minimum di Kota Dumai ini ujar Hasrizal ( Rd1)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan