Hari ini Positif Covid-19 di Dumai Bertambah Dua Orang

Hari ini Positif Covid-19 di Dumai Bertambah Dua Orang

DUMAI,RIAUDATA.COM – Berdasarkan hasil Swab, dua orang Pasien dalam pengawasan (PDP) di kota Dumai, dinyatakan positif terpapar covid-19. Dengan demkian, hingga Kamis (16/04/2020) ada tiga orang yang dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil Swab.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Dumai,  yang juga Walikota Dumai H Zulkifli AS saat menggelar konferensi pers, Kamis (16/04/2020) sore di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Dumai Jalan HR Soebrantas. Zul As didampingi PLT Kadis Kesehatan Syahrinaldi, PLT Kadis Infokom Fauzan dan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Dumai dr Syaiful.

“Kami baru saja menerima laporan Hasil pemeriksaan dari BTKL Litbangkes terhadap pengambilan sampel 12 hari yang lalu. Ada 4 spesimen swab yang telah selesai pemeriksaan. Hasilnya 2 orang negatif dan 2 orang positif,” terang Zul As.

Dengan hasil tersebut, papar Zul AS, jumlah komulatif positif covid – 19 berjumlah 3 orang. Yakni pasien 01 yang merupakan warga Bogor sedang menghadiri acara di Dumai. Pasien 02 yang merupakan doktee ASN yangpunya riwayat ke Batam. Sedabg pasien 03 merupakan suami pasien 02.

Pasien 02 sebelum dinyatakan positif dan diisolasi tidak menujukkan gejala sama sekali. Sebelumnya diduga pernah kontak dengan banyak orang di Dumai. Sehingga dilakukan tracking kepada mereka yang pernah berkontak dengan pasien 02.

“Dua orang tersebut sebelumnya sudah menjadi PDP yang sedang di rawat di RSUD Kota Dumai, dan saat ini akan dilakukan pe‎nanganan sesuai dengan protokol kesehatan atau sesuai dengan SOP,” terangnya.

Walikota juga meminta kepada mereka yang pernah kontak dengan pasien 02 dan 03 untuk dengan kesadaran sendiri dan jujur datang ke petugas untuk dilakukan rapid test dan test lanjutan untuk memastikan apakah positif atau negatif.

“Pada saat ini kita tengah berjuang bersama memerangi Covid-19. Kami sangat membutuhkan dukungan segenap masyarakat Kota Dumai. Terutama kejujuran dalam memberikan keterangan terkait riwayat perjalanan. Termasuk kepatuhan ODP dalam melaksanakan isolasi mandiri,” pintanya.

Lebih bahwa positif
Ia mengatakan kejadian ini berawal dari sakitnya saat sang suami pada akhir maret memiliki gelaja mirip Covid-19. “Saat itu gejala semakin parah sehingga langsung di rawat di RSUD Kota Dumai, dilakukan pemeriksaan Radiologi dari hasil radiologi didapatkan adanya gambaran bronkopneumonia, dari hasil tersebut dokter yang menangani menggunakan APD langsung melakukan rapid test dan ternyata hasil rapid testnya positif dan langsung masuk dalam kategori PDP,” tuturnya

Mendapatkan hasil tersebut, pihaknya langsung melakukan pelacakan kontak, ternyata sang istri juga positif hasil rapid test.”Jadi sang istri ini merupakan Orang Tanpa Gelaja (OTG), jadi penuluran dari istri ke suami,” terangnya.

Ia mengatakan pihaknya hingga saat ini sudah melakukan 618 Rapid test dengan hasil 15 positif. “Dari 15 ini, tiga orang sudah keluar hasil labnya dua positif, satu negatif, jadi kami masih menunggu 12 hasil swab yang positif rapid test,” terangnya. (Rls)

Tinggalkan Balasan