Demokrat Bengkalis Merasa Di PHP Oleh PKS

BENGKALIS,RIAUDATA.COM – Pengurus Dewan Pimpinan Cabang Partai berlambang Mercy, Demokrat Kabupaten Bengkalis tak mau larut dengan situasi, lantatan belum berjodoh dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Meski hubungan sudah dibangun, bak orang pacaran meski sudah cocok, kalau belum jodoh tak bisa dipaksakan, sebab cinta tak selamanya memilik.

Partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono tak berkoalisi dengan PKS diketahui setelah DPD PKS terang terangan menyerahkan SK dukungan kepada Abi Bahrun-Herman Ahmad cerita satu malam berkoalisi dengan Partai berlambang Ka’bah sebagai bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis di Pilkada tahun 2020 ini.

Ketua DPC Demokrat Kabupaten Bengkalis, Nur Azmi Hasyim didampingi Wakil Ketua, Nanang Haryanto, Sekretaris Demokrat Morison Bationg Sihite serta pengurus Demokrat Kabupaten Bengkalis lainnya menjelaskan, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sudah menyerahkan SK untuk pasangan Khairul Umam-Nur Azmi untuk ikut kontestasi Pilkada Bengkalis 2020.

Pasca deklarasi PKS ke pasangan Abi Bahrun-Herman. Partai Demokrat menjadi buah bibir kalangan partai politik, bagaimana sikap Demokrat atas itu.

“Saya dapat pertanyaan dari masyarakat dan partai politik ke mana arah Demokrat, Demokrat di PHP PKS, Demokrat terlalu open. Saya mau meluruskan ini,” ujarnya.

Pria disapa akrab Emy bercerita, bulan Desember lalu, dirinya didatangi Khairul Umam Ketua DPD PKS Bengkalis.

“Beliau datang mengajaknya untuk berkoalisi di Pilkada Bengkalis, saya ditawarkan posisi sebagai wakil Bupati. Ajakan ini tidak serta merta saya terima. Saya butuh tiga hari untuk menyakinkan diri dan pengurus,” kata Emy.

Secara personal beliau orang Baik, lurus dan sederhana. Untuk menyakinkan, saya tanya beliau, beliau ketua DPRD saat ini, baru satu periode, apakah siap mundur, beliau siap mundur. Dengan mengucapkan Bismillah, saya siap maju dengan beliau.

Selapas itu, bersama Khairul Umam dirinya sepakat berkomitmen memenuhi persyaratan dari partai masing-masing baik Demokrat maupun PKS. Apalagi, kesepakatan PKS siapa yang mendapat dukungan partai lebih dulu, calon tersebut yang bakal diusung.

“Semua tahapan kita ikut. Sesuai kesepakatan DPP PKS, dari tiga calon diusung, siapa duluan yang mendapat dukungan partai dia yang diusung.

Pada 9 Juni 2020 lalu, Demokrat mengeluarkan surat keterangan rekomendasi Khairul Umam-Nur Azmi, diteken Ketua Bapilu DPP Partai Demokrat, PKS nyatakan surat itu belum kuat, bebernya.

Untuk itu sesuai komitment awal saya berusaha agar Parati Demokrat mengeluarkan SK. Pada 10 Juni 2020 lalu, Ketua Umum Demokrat AHY mengeluarkan SK mengusung Khairul Umam-Nur Azmi di Pilkada Bengkalis. Dimana SK tersebut SK pertama dikeluarkan Demokrat.

“Harus ada SK dari Ketum. Pada 10 Juni 2020 SK diserahkan Ketum. Komitmen dari Demokrat selesai mengeluarkan SK. Ternyata kemarin, mereka perkenalkan pasangan Abi Bahrun-Herman, diusung PKS-PPP.”

Sebelum pengumuman itu, saya sudah dapat kabar dari pemberitaan. Tapi pihaknya tidak serta merta reaktif dengan pemberitaan itu. Lantaran pegang prinsip partai berpolitik santun.

“Seorang politikus yang dipegang komitmen, kalau politikus melanggar komitmen kawan-kawan tahu apa yang bakal terjadi. Apa pun kita terima, kami tetap dengan jalan kami, kami dengan prinsip kami, komitmen kami sudah kami jalankan,” ulasnya.

Kemana partai Demokrat berlabuh di Pilkada Kabupaten Bengkalis 2020 ini? Kita tunggu saja tanggal mainnya, sebut Emy kepada awak media lewat WhatsApp.

Apa pun itu, inilah politik. Secara pribadi, selamat kepada Paslon Abi Bahrun dan Herman. Niat baiknya mudah mudahan dipermudah Allah SWT, tandasnya.***

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan