Dari Rp 63 Milyar, Serapan Anggaran Dana Covid-19 Baru 7,87 Persen

PELALAWAN,RIAUDATA.COM – Untuk menangani penyebaran Corona virus desease 19 (Covid-19) di daerah Kabupaten Pelalawan, Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Pelalawan menganggarkan dana untuk penanganan virus berbahaya tersebut sebesar Rp 63 Milyar. Selama virus corona menyerang di Negeri Amanah ini, serapan anggaran penanganan Covid-19 yang bersumber dari APBD Tahun 2020 tercatat masih minim.

” Ya, untuk menangi penyebaran virus corona di Kabupaten Pelalawan, kita menganggarkan dana¬† sebesar kurang lebih Rp 63 Milyar. Selama virus melumpuhkan didaerah ini sampai tanggal 30 Juni, dana yang baru terpakai hanya 7,87 persen atau Rp 4,9 Milyar dari dana yang dialokasikan, “terang Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Pelalawan Davitson SH kepada media, Rabu (15/7) kemarin.

Ketika ditanyakan, kenapa masih kecil pemakaian dana tersebut, Davitson mengatakan, bahwa dari puluhan milyar yang dianggarkan, bahwa hanya dua dinas yang menggunakan yakni Dinas Kesehatan dan Dinas Kominfo. Jika tidak terserap maksimal, maka akan kita geser dana ke APBD Perubahan kalau Covid ini berakhir.

” Selain itu setelah kondisi pandemi sudah dinyatakan berakhir maka dana tersebut akan dialihkan kembali ke pos lain. Kalau fisik kita takut tidak terkejar batas waktu pengerjaannya. Sehingga dana ini kita prioritaskan untuk penanganan Covid-19 oleh Dinas kesehatan seperti pembelian alat pelindung diri (APD), alat rapid dan swab test, “ujarnya.

Ditambahkan mantan Kabag Hukum Setdakab Pelalawan ini, bahwa penggunaan dana penanganan Covid-19 sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Dirinya berharap penyebaran virus corona secepatnya pergi dan masyarakat bisa melakukan aktivitas seperti dulunya. Serta dirinya meminta kepada masyarakat, bilamana melakukan aktivitas diluar, ikuti protokoler kesehatan yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah. (rd3)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan