1.868 views
Perihal Pemerasan Kepala Sekolah Di Inhu, Tiga Oknum Jaksa Dijebloskan Ke Penjara
Kajati Riau Mia Amiati

Perihal Pemerasan Kepala Sekolah Di Inhu, Tiga Oknum Jaksa Dijebloskan Ke Penjara

PEKANBARU,RIAUDATA.COM – Kasus Pemerasan Terhadap Sejumlah Kepala Sekolah perihal penyimpangan dana BOS yang terjadi di Indragiri Hulu terus berlanjut, Tiga oknum jaksa tersebut dijebloskan ke penjara Salemba cabang Kejaksaan Agung.

Dikutip dari laman Pojoksatu.com, pada (16/8), Tiga oknum jaksa antara lain HS selaku Kajari Inhu, OP Kasi Pidsus dan RF Kasubsi Barang Rampasan pada Seksi Pengelolaan Barang Bukti.

Sebelum dijebloskan di rutan Salemba cabang Kejaksaan Agung, ketiganya telah ditetapkan sebagai tersangka.

Baca Juga :

Ahirnya,Plt Bupati Bengkalis Non Aktif Muhammad Di Tanggkap Polisi

Ketiga jaksa tersangka ini diperiksa sejak Jumat 14 Agustus 2020, dan ditahan pada Sabtu 15 Agustus 2020 dan dijerat Pasal 5, 11,12 huruf e Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Jampidsus juga telah memeriksa sejumlah saksi intern antara lain

BP Kasi Datun Kejari Inhu, BD Kasi Inteliken Kejari Majalengka, AS Kasi Datun Kejari Ciamis.

Kajati Riau Mia Amiati sebelumnya mengaku telah memeriksa lima jaksa Kejari Rengat secara maraton dugaan pemerasan terhadap Kepala SMPN seluruh Inhu terkait dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Baca Juga :

Gedung Telkomsel Pekanbaru Terbakar, Seluruh Jaringan Terputus

Efek dari pemerasan oknum jaksa, setidaknya 64 Kepsek nyatakan mundur bersama-sama.

Mia menjelaskan, sebagai Kajari, Hayin Suhikto tidak menjalankan fungsi pengawasan.

“Kajari tidak bisa lepas begitu saja. Saya tidak berbuat, saya tidak bertanggung jawab, tidak bisa seperti itu. Ini berdasarkan aturan PP 53,” ujar Mia. (*/rd)

Tinggalkan Balasan