Evaluasi Selesai, PAN Pastikan Tetap Bela Bagus Santoso Sampai Menang

BENGKALIS,RIAUDATA.COM – Partai PAN kembali menegaskan bahwa evaluasi dukungan terhadap pasangan Kasmarni – Bagus Santoso (KBS) sudah selesai dilakukan. Kesimpulannya, berbeda dengan PKB, PAN akan tetap melanjutkan dukungan kepada pasangan tersebut dan akan membela kadernya, Bagus Santoso sampai menang.

“Kesimpulan ini diambil setelah dilakukan kajian bersama dan disampaikan kepada DPW PAN Riau setelah berkonsultasi dengan Tim Pilkada Pusat dan DPP PAN, bahkan juga langsung dengan Ketua Umum Zulkifli Hasan,” ujar Sekretaris DPW PAN Provinsi Riau T. Zulmizan F. Assagaff dalam rilisnya sebagaimana diterima media ini, Selasa malam (22/8/2020).

Baca Juga :

Masih Terdapat Perbaikan, Gubri Tak Berani Pastikan Kapan Tol Pekanbaru-Dumai Diresmikan

Adapun asalan yang menjadi dasar dukungan tersebut adalah pertama, sampai saat ini, belum ada alasan yang kuat bagi PAN untuk mencabut dukungan, termasuk dugaan masalah hukum yang menurut PAN baru setakat analisa atau prediksi, tetapi belum ada keputusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap (inkraahct) yang betul-betul memberatkan diri Kasmarni.

Kedua, berdasarkan survey dan kajian internal PAN, elektabilitas pasangan Kasmarni – Bagus Santoso masih relatif stabil. Bahkan memperlihatkan trend yang terus meningkat, walaupun banyak diserang bertubi-tubi oleh lawan politik. Diprediksi, elektabilitas pasangan KBS ke depannya masih akan meningkat lagi menjelang pendaftaran, tahapan penetapan calon dan sampai ke hari H.

Ketiga, karena Bagus Santoso adalah kader PAN dan PAN memberi apresiasi sikap Kasmarni yang telah menggandeng Beliau sebagai pasangan dan tetap setia bersama menghadapi berbagai cobaan berat. “Artinya, kami menilai pasangan ini cocok dan solid, punya chemistry yang kuat dan mulai teruji kebersamaannya,” ujarnya.

Baca Juga :

Ahirnya,Plt Bupati Bengkalis Non Aktif Muhammad Di Tanggkap Polisi

Terkait keputusan PKB yang memutuskan untuk mengalihkan dukungan dari Kasmarni – Bagus Santoso, menurut PAN itu adalah hak mereka dan sah-sah saja. “Tapi yaa sedikit kita sayangkan, karena berarti PAN dan PKB tidak jadi berjuang bersama di Bengkalis. Padahal secara institusional kami sama-sama hadir Deklarasi Pasangan KBS tanggal 9 Agustus 2020,” ujar Zulmizan.

Berarti PKB juga sambung Zulmizan, tidak jadi mendukung kadernya di Negeri Junjungan. “Padahal dalam proses awalnya kan ada pembicaraan untuk saling dukung antara PAN dengan PKB di beberapa daerah. Mudah-mudahan saja tidak berpengaruh ke daerah lain yaa!,” ujarnya lagi(fix/rd)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan