Petani Diterkam Buaya Ditemukan Meninggal

PADANG,RIAUDATA.COM – Rusli, 40, seorang petani, di Pasaman Barat yang dilaporkan hilang karena diterkam buaya ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa, Selasa (19/1) pukul 09.00. Saat ditemukan, jasad korban dalam kondisi mengapung dengan jarak sekitar tiga kilometer dari tempat kejadian.

Sebelumnya korban dilaporkan hilang di sekitar aliran Sungai Batang Sikabau, arah Devisi 4 PT BPP yang tidak jauh dari kebun miliknya. “Jasad korban masih dalam keadaan utuh, namun terdapat luka-luka di beberapa bagian tubuhnya. Korban telah kita evakuasi ke rumah duka,” kata Koordinator Pos SAR Pasaman Zulfahmi di Simpang Empat, kemarin.

Pencarian korban sendiri melibatkan Basarnas, TNI, polri, pihak kecamatan dan masyarakat. Akhirnya korban dapat ditemukan pada hari ketiga pencaraian. Ia mengimbau seluruh masyarakat, khususnya yang berada di pinggiran sungai, agar berhati-hati dan melihat kondisi terlebih dulu sebelum masuk ke sungai.
Begitu juga bagi masyarakat yang akan memancing agar memberikan jarak paling tidaknya 2 meter dari tepi sungai saat memancing.

“Kepada masyarakat agar dapat selalu waspada akan bahaya binatang buas. Khususnya buaya yang memang banyak ditemukan di sepanjang aliran sungai di Pasaman Barat,” ujarnya. Sebelumnya, berdasar informasi dari relawan PMI Kabupaten Pasaman Barat Wafriman, korban merupakan warga Jorong Koto Sawah, Kecamatan Lembah Melintang diduga diterkam buaya pada Minggu (17/1) sekitar pukul 13.00.

Informasi di lapangan, kejadian tersebut sempat disaksikan oleh seorang security. Kemudian, masyarakat di sekitar lokasi langsung melapor dan berusaha mencari korban di aliran sungai. (rd1)

Sumber : padek.com

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan