Berkerumun Dan Langgar Aturan Covid-19, Warga SingapuraDijatuhi Sanksi

SINGAPURA,RIAUDATA.COM – Lonjakan kasus Covid-19 baru-baru ini telah menyebabkan munculnya dua klaster penularan lokal baru di Singapura. Pihak berwenang khawatir tentang potensi bangkitnya kembali kasus virus Korona, menyusul serentetan pertemuan besar baru-baru ini. Aturan jarak aman yang terus dilanggar.

Sanksi pun diambil terhadap kelompok-kelompok ini karena melanggar aturan Covid-19 setelah penyelidikan. Dilansir dari Straits Times, sedikitnya ada 8 pelanggaran yang diberikan sanksi tegas oleh pihak berwenang.

  1. Berpesta di Area Cagar Alam
    Waktu: November 2020
    Peristiwa: Kementerian Keberlanjutan dan Lingkungan (MSE) mengatakan dua kelompok sedang diselidiki atas dugaan pelanggaran tindakan keamanan Covid-19. Satu kelompok yang terdiri dari 26 pendaki mencoba keluar jalur secara ilegal di Cagar Alam Tangkapan Pusat. Yang lainnya, sekelompok 20 orang, berkumpul di Cagar Alam Labrador untuk perayaan ulang tahun.
    Sanksi: Investigasi sedang berlangsung.

 

  1. Pesta Rayakan Kehamilan
    Waktu: 15 November 2020
    Peristiwa: Video setidaknya tujuh orang yang diduga berada di sebuah pesta di hotel Resorts World Sentosa (RWS) pada 15 November 2020 untuk merayakan kehamilan dan diunggah di media sosial. Beberapa dari mereka telah memposting beberapa video yang menunjukkan mereka sedang bermain-main di tempat tidur. Salah satu perempuan dalam video tersebut memiliki sekitar 57 ribu pengikut di Instagram.
    Sanksi: Badan Pariwisata Singapura (STB) sedang menyelidiki kasus tersebut.***

 

Sumber : Jawapos.com

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan