Tak Terima Kena Razia, Pelanggar Prokes Di Bali Ini Bandingkan Acara Ultah Mega di PDIP

BALI,RIAUDATA.COM – Seorang pria pelanggar prokes di Klungkung, Bali protes dengan mencak-mencak kepada petugas saat terjaring razia.

Pria yang belakangan bernama Dewa dan tak mengenakan masker saat keluar rumah dengan alasan buru-buru itu memprotes atas tindakan petugas. Pria ini keberatan dengan adanya saksi denda sebesar Rp 100 ribu yang dikenakan kepada warga yang tidak membawa masker.

Bahkan tak hanya keberatan dan memprotes petugas saat terjaring razia, namun yang mengejutkan, pria ini juga membandingkan dan menyoroti tidak adanya tindakan aparat penegak hukum terhadap perayaan ulang tahun Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri ke-74 di kantor DPD PDI Perjuangan Bali di Renon, Denpasar beberapa waktu lalu.

Menurutnya, gelaran ultah Megawati dan syukuran di kantor DPD PDI Perjuangan Bali juga dinilai telah melanggar prokes.

“Mau menegakkan hukum? tegakan di atas?. Gubernur Bali kemarin, itu ramai-ramai mau gimana itu?. Bapak tidak kasi sanksi itu?,”ujar pria ini ke petugas.

Terkait aksi protes, Kasatpol PP dan Pemadam Kebakaan Klungkung, Putu Suarta yang dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Diungkapkannya, saat terjaring razia, pria tersebut berdalih tidak menggunakan masker dengan alasan terburu-buru.
“Kalau melakukan aktivitas baik dekat maupun jauh, ingat masker itu menempel pada hidung dan mulut. Jangan letakkan di saku, di tas, atau di gantung di leher karena tidak ada gunanya,” terangnya.

Seperti diketahui, seorang pelanggar emosional dan protes saat terkena razia di Jalan Gajah Mada Klungkung karena kedapatan tidak membawa masker saat bepergian ke luar rumah.

Pria yang belakangan diketahui bernama Dewa ini memprotes terkait denda Rp 100 ribu yang dinilai tak masuk akal dan memberatkan warga di saat kondisi sulit. Bahkan atas aksinya yang memprotes petugas dan divideokan ini sempat viral di medsos.

 

Sumber : Jawapos.com

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan