Penyimpangan Dana PD Tuah Sekata, Kejari Pelalawan Tetapkan AF Tersangka

PELALAWAN,RIAUDATA.COM – Setelah sekian lama melakukan penyelidikan, akhirnya Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan menetapkan tersangka dugaan penyimpangan aliran dana di Perusahaan Daerah (PD) Tuah Sekata. Tersangka yang ditetapkan berinisial AF yang pernah memegang jabatan penting di perusahaan plat merah tersebut.

” Ya, setelah tim penyidik melakukan gelar perkara pada Rabu (17/2) kemarin, kita sudah menetapkan tersangka dugaan korupsi di perusahaan PD Tuah Sekata dan tersangka yang ditetapkan dengan inisial AF. Dugaan korupsi yang dilakukan tersangka merupakan  kegiatan belanja barang operasional kelistrikan,”terang Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan Nophy Thennophero South SH MH melalui Kasi Intel Sumriadi SH MH kepada Media, Kamis (18/2) kemarin.

Dilanjutkan, bahwa dugaan penyimpangan dalam kegiatan belanja barang operasional kelistrikan dimulai dari tahun 2012 sampai 2016. Tersangka AF salah satu pejabat pada perusahaan daerah. Terkait dengan kerugian keuangan negara sedang proses perhitungan.

” Tersangka diduga melanggar Pasal 2 Ayat (1) jo Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Penyidik juga berpendapat, tidak tertutup kemungkinan akan ditetapkan tersangka-tersangka berikutnya dalam perkara dimaksud sesuai dengan perkembangan penyidikan, “ujarnya.

Sebagai data tambahan, bahwa sebelum ditetapkan tersangka, Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan memanggil Ketua Dewan Pengawas  yang juga menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pelalawan Drs H Tengku Mukhlis untuk dimintai keterangan seputar dugaan korupsi di tubuh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tuah Sekata yang bergerak di bidang kelistrikan, Selasa (27/10/2020) lalu. Tengku Mukhlis dipanggil untuk diminta keterangannya terkait dugaan korupsi.(rd4)

 

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan